Tas Jinjing Batik
Rp 175.000
Deskripsi Produk:
Tas jinjing wanita ini dibuat dengan memadukan dua jenis bahan berkualitas tinggi. Bagian bawah tas, gagang (handle), dan aksen penahannya menggunakan bahan kulit (atau semi-kulit) halus berwarna biru muda (light blue) yang kokoh dan memberikan kesan elegan. Sementara itu, bagian badan atas tas menggunakan kain katun tebal bermotif batik tradisional yang senada dengan warna tas.
Produk kerajinan tangan yang modis ini dirancang dan dijahit rapi oleh warga binaan. Kain motif pada bagian atas tas dibuat secara manual menggunakan teknik batik cap. Lilin panas digambar membentuk pola rumah adat di atas kain, lalu dicelup ke dalam pewarna biru muda hingga menghasilkan motif putih yang bersih dan rapi. Setelah kain batik siap, bahan kulit dipotong dengan presisi, lalu keduanya disatukan menggunakan jahitan mesin yang kuat, lengkap dengan ritsleting pada bagian atas tas sebagai penutup utama
Tas ini menampilkan identitas budaya yang kuat lewat motif Batik Khas Banyuasin, yaitu motif Rumah Pesirah. Rumah adat panggung ini melambangkan figur pemimpin yang bijaksana, adil, dan mengayomi masyarakat tempat bernaung. Dipadukan dengan warna biru muda yang memancarkan kesan tenang, damai, dan bersih, tas ini secara utuh menjadi simbol kreativitas, kemandirian, serta harapan baru warga binaan untuk menghasilkan karya kriya yang bermanfaat dan bernilai tinggi bagi masyarakat.
Tas jinjing wanita ini dibuat dengan memadukan dua jenis bahan berkualitas tinggi. Bagian bawah tas, gagang (handle), dan aksen penahannya menggunakan bahan kulit (atau semi-kulit) halus berwarna biru muda (light blue) yang kokoh dan memberikan kesan elegan. Sementara itu, bagian badan atas tas menggunakan kain katun tebal bermotif batik tradisional yang senada dengan warna tas.
Produk kerajinan tangan yang modis ini dirancang dan dijahit rapi oleh warga binaan. Kain motif pada bagian atas tas dibuat secara manual menggunakan teknik batik cap. Lilin panas digambar membentuk pola rumah adat di atas kain, lalu dicelup ke dalam pewarna biru muda hingga menghasilkan motif putih yang bersih dan rapi. Setelah kain batik siap, bahan kulit dipotong dengan presisi, lalu keduanya disatukan menggunakan jahitan mesin yang kuat, lengkap dengan ritsleting pada bagian atas tas sebagai penutup utama
Tas ini menampilkan identitas budaya yang kuat lewat motif Batik Khas Banyuasin, yaitu motif Rumah Pesirah. Rumah adat panggung ini melambangkan figur pemimpin yang bijaksana, adil, dan mengayomi masyarakat tempat bernaung. Dipadukan dengan warna biru muda yang memancarkan kesan tenang, damai, dan bersih, tas ini secara utuh menjadi simbol kreativitas, kemandirian, serta harapan baru warga binaan untuk menghasilkan karya kriya yang bermanfaat dan bernilai tinggi bagi masyarakat.
Diproduksi Oleh: Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin merupakan Unit Pelaksana Teknis di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan yang beralamat di Jalan Lingkar Mulia Agung, Kedondong Raye, Kec. Banyuasin III, Kab. Banyuasin, Sumatera Selatan 30913. Sebagai institusi pemasyarakatan dengan klasifikasi Kelas IIA, lembaga ini menyelenggarakan fungsi pembinaan kepribadian dan kemandirian secara komprehensif bagi warga binaan melalui berbagai program pelatihan kerja dan penguatan mental. Dengan mengedepankan semangat profesionalisme dan keterbukaan informasi, Lapas Kelas IIA Banyuasin berkomitmen memberikan pelayanan publik yang berkualitas serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan religius.