Buah Melon Inthanon
Rp 30.000
Deskripsi Produk:
Proses Budidaya Melon Inthanon di Greenhouse Lapas Kelas IIA Banyuasin
Melon Inthanon kami dibudidayakan melalui program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan metode pertanian modern berbasis greenhouse. Berikut adalah tahapan proses pembuatan produk kami:
1. Persiapan Media Tanam
Warga Binaan mempersiapkan media tanam berkualitas dengan mencampurkan tanah, pupuk organik, dan bahan pendukung lainnya untuk menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan melon.
2. Penanaman Bibit Unggul
Bibit melon varietas Inthanon ditanam dalam sistem polibag di greenhouse seluas 10 x 46 meter (kapasitas 1.012 polibag). Greenhouse memberikan perlindungan optimal dari cuaca ekstrem dan hama.
3. Perawatan Intensif
- Penyiraman rutin sesuai kebutuhan tanaman
- Pemupukan berkala dengan pupuk organik dan nutrisi seimbang
- Pengikatan batang untuk mengarahkan pertumbuhan tanaman
- Pewiwilan (pemangkasan) tunas yang tidak produktif
- Pengawasan ketat terhadap hama dan penyakit tanaman
4. Proses Polinasi Manual
Warga Binaan melakukan polinasi secara manual dengan mempertemukan bunga jantan dan bunga betina untuk memastikan pembuahan sempurna. Proses ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran tinggi.
5. Pemeliharaan Buah
Setelah polinasi berhasil, buah melon dipantau pertumbuhannya hingga mencapai ukuran optimal dengan berat 2,5-3 kg per buah. Masa tanam hingga panen berkisar 2 bulan.
6. Pemanenan Selektif
Pemanenan dilakukan ketika buah mencapai tingkat kematangan optimal, ditandai dengan aroma khas dan warna kulit yang sesuai standar. Hanya buah berkualitas premium yang dipilih untuk dipasarkan.
7. Pengemasan dan Distribusi
Melon yang telah dipanen dikemas dengan aman untuk menjaga kesegaran hingga sampai ke konsumen.
Nilai Tambah Program:
Program budidaya melon Inthanon ini tidak hanya menghasilkan produk berkualitas tinggi, tetapi juga memberikan bekal keterampilan nyata bagi Warga Binaan dalam bidang pertanian modern. Melalui pembinaan yang terukur dan berkelanjutan, WBP dipersiapkan untuk memiliki kemandirian ekonomi saat kembali ke masyarakat.
Setiap pembelian melon Inthanon dari Lapas Kelas IIA Banyuasin turut mendukung program rehabilitasi dan reintegrasi sosial Warga Binaan Pemasyarakatan.
Harga dalam satuan Kg
---
Ketersediaan Stok:
Untuk informasi ketersediaan produk, silakan hubungi Admin UPT Lapas Kelas IIA Banyuasin.
Produk Hasil Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Banyuasin
Berkualitas • Terpercaya • Mendukung Program Ketahanan Pangan
Proses Budidaya Melon Inthanon di Greenhouse Lapas Kelas IIA Banyuasin
Melon Inthanon kami dibudidayakan melalui program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan metode pertanian modern berbasis greenhouse. Berikut adalah tahapan proses pembuatan produk kami:
1. Persiapan Media Tanam
Warga Binaan mempersiapkan media tanam berkualitas dengan mencampurkan tanah, pupuk organik, dan bahan pendukung lainnya untuk menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan melon.
2. Penanaman Bibit Unggul
Bibit melon varietas Inthanon ditanam dalam sistem polibag di greenhouse seluas 10 x 46 meter (kapasitas 1.012 polibag). Greenhouse memberikan perlindungan optimal dari cuaca ekstrem dan hama.
3. Perawatan Intensif
- Penyiraman rutin sesuai kebutuhan tanaman
- Pemupukan berkala dengan pupuk organik dan nutrisi seimbang
- Pengikatan batang untuk mengarahkan pertumbuhan tanaman
- Pewiwilan (pemangkasan) tunas yang tidak produktif
- Pengawasan ketat terhadap hama dan penyakit tanaman
4. Proses Polinasi Manual
Warga Binaan melakukan polinasi secara manual dengan mempertemukan bunga jantan dan bunga betina untuk memastikan pembuahan sempurna. Proses ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran tinggi.
5. Pemeliharaan Buah
Setelah polinasi berhasil, buah melon dipantau pertumbuhannya hingga mencapai ukuran optimal dengan berat 2,5-3 kg per buah. Masa tanam hingga panen berkisar 2 bulan.
6. Pemanenan Selektif
Pemanenan dilakukan ketika buah mencapai tingkat kematangan optimal, ditandai dengan aroma khas dan warna kulit yang sesuai standar. Hanya buah berkualitas premium yang dipilih untuk dipasarkan.
7. Pengemasan dan Distribusi
Melon yang telah dipanen dikemas dengan aman untuk menjaga kesegaran hingga sampai ke konsumen.
Nilai Tambah Program:
Program budidaya melon Inthanon ini tidak hanya menghasilkan produk berkualitas tinggi, tetapi juga memberikan bekal keterampilan nyata bagi Warga Binaan dalam bidang pertanian modern. Melalui pembinaan yang terukur dan berkelanjutan, WBP dipersiapkan untuk memiliki kemandirian ekonomi saat kembali ke masyarakat.
Setiap pembelian melon Inthanon dari Lapas Kelas IIA Banyuasin turut mendukung program rehabilitasi dan reintegrasi sosial Warga Binaan Pemasyarakatan.
Harga dalam satuan Kg
---
Ketersediaan Stok:
Untuk informasi ketersediaan produk, silakan hubungi Admin UPT Lapas Kelas IIA Banyuasin.
Produk Hasil Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Banyuasin
Berkualitas • Terpercaya • Mendukung Program Ketahanan Pangan
Diproduksi Oleh: Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin merupakan Unit Pelaksana Teknis di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan yang beralamat di Jalan Lingkar Mulia Agung, Kedondong Raye, Kec. Banyuasin III, Kab. Banyuasin, Sumatera Selatan 30913. Sebagai institusi pemasyarakatan dengan klasifikasi Kelas IIA, lembaga ini menyelenggarakan fungsi pembinaan kepribadian dan kemandirian secara komprehensif bagi warga binaan melalui berbagai program pelatihan kerja dan penguatan mental. Dengan mengedepankan semangat profesionalisme dan keterbukaan informasi, Lapas Kelas IIA Banyuasin berkomitmen memberikan pelayanan publik yang berkualitas serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan religius.