Dalam upaya meningkatkan pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Palembang terus mengembangkan program pembinaan produktif melalui budidaya ayam petelur. Program ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang bertujuan memberikan keterampilan kerja, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta mempersiapkan warga binaan agar memiliki kemampuan mandiri setelah selesai menjalani masa pidana.
Kegiatan budidaya ayam petelur dilaksanakan secara terstruktur dengan melibatkan warga binaan dalam seluruh proses pemeliharaan. Mulai dari membersihkan kandang, pemberian pakan, pengecekan kesehatan ayam, hingga proses pengambilan dan pengelolaan hasil panen telur dilakukan secara rutin setiap hari. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan dibina untuk menerapkan kedisiplinan, kerja sama, dan etos kerja yang baik dalam menjalankan aktivitas produktif.
Dari hasil budidaya yang dijalankan, program ini mampu menghasilkan panen telur sekitar 130 butir setiap harinya. Hasil panen tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan pembinaan di dalam lapas dapat berjalan secara produktif dan memberikan manfaat nyata. Selain mendukung kegiatan pembinaan kemandirian, hasil produksi telur juga dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan di lingkungan lapas serta memiliki nilai ekonomis yang positif.
Melalui program budidaya ayam petelur ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Palembang menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada pemberdayaan warga binaan. Diharapkan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan dapat menjadi bekal berharga bagi warga binaan untuk kembali dan berperan aktif di tengah masyarakat.